Friday, 26 September 2014

La Tahzan..jangan bersedih..
Allah kan ada.. :)
 
Sekejap je masa berlalu..
Alhamdulillah, yatt diberi peluang untuk menarikan jari yatt lagi di atas keyboard ni..
hari ini, yatt tersentuh dengan sedikit coretan dari sahabat yatt tentang sebuah kisah..terluka dan dilukai.
 
 
Terluka dan Dilukai.
 
Azali Musa: Suatu malam seekor ular menyelit masuk ke dalam gudang kayu. Secara tak sengaja, ia menyusur di atas gergaji. Tajamnya mata itu gergaji menyebabkan per.ut ular terluka....
Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya.
Ia pun membalasnya dengan mematuk gergaji itu berkali-kali, serangan tersebut menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.
Marah dan sakit yang amat sangat, ular itu berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan 'musuh' tersebut. Ia pun membelit gergaji itu sekuat tenaga. Belitan tersebut menyebabkan lukanya teramat parah dan akhirnya ia pun mati di situ.
Di saat beremosi dan marah, rasanya mudah sekali bagi kita untuk melukai dan menyakiti orang lain.
Padahal kalaulah benar-benar kita sedar, sebenarnya yang akan terluka dan sakit adalah diri kita sendiri.
Maka benarlah sabda Nabi saw yang bermaksud, "Bukanlah orang yang kuat itu orang yang menang bertumbuk, tetapi orang yang kuat ialah orang yang mampu mengawal diri daripada sifat marah."
(HR Bukhari & Muslim)
Kongsi bersama
Azali Musa: Sahabat2ku:
Jangan tertipu
dengan usia MUDA
karena syarat Mati
TIDAK harus TUA.
 
Jangan terpedaya dengan
tubuh yang SEHAT
karena syarat Mati
TIDAK mesti SAKIT
 
Jangan terperdaya dengan
Harta Kekayaaan
Sebab
Si kayapun tidak pernah
menyiapkan Kain Kafan
buat dirinya
meski cuma Selembar.
 
Mari Terus berbuat BAIK,
berniat untuk BAIK,
berkata yang BAIK-BAIK,
Memberi nasihat yang BAIK

  Meskipun TIDAK banyak orang yang mengenalimu dan Tidak suka dgn Nasihatmu
Cukup lah اللهِ yang
mengenalimu lebih dari
pada orang lain.
 
Jadilah bagai Jantung
yang tidak terlihat,
Tetapi terus berdenyut
setiap saat hingga kita
terus dapat hidup, berkarya
dan menebar manfaat
bagi sekeliling kita
sampai diberhentikan
oleh NYA
 
Sahabat2ku:
"Waktu yang kusesali adalah
jika pagi hingga
matahari terbenam,
'Amalku tidak bertambah
sedikitpun,
padahal aku tahu saat ini
umurku berkurang"
(Ibnu Mas'ud r.a)
 
 
pengajaran yang ingin yatt kongsikan atas apa yang yatt baca ini ialah:
 
- jangan sesekali melukai perasaan orang lain
- jangan mencari kesalahan orang lain tapi pandanglah kebaikan yang pernah dilakukannya kepada kita.
 
yatt pernah melukai dan pernah terluka, dari situ pengalaman ini mengajar yatt erti sebenar kehidupan..
tak selamanya kita akan berada di atas sentiasa..tapi belajarlah mendongak ke langit dan rasakan betapa kerdilnya kita di dunia ini.
 
sekian.. :)